LAPORAN MINGGUA…

LAPORAN MINGGUAN PRAKTIKUM

KIMIA DASAR

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LAJU REAKSI

 

 

 

 

 

NURSHOLEH

E10011128

D4

 

 

 

 

 

 

 

 

 

FAKULTAS PETERNAKAN

UNIVERSITAS JAMBI

2011

 

 

 

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis haturkan kehadirat Allah SWT yang melimpahkan karunia dan syafaat nya sehingga saya dapat menyusun laporan minguan ini dengan sebaik-baiknya. Laporan praktikum mingguan ini yang berisi pengamatan, pendalaman materi, dan penerapannya yang lebih menekankan pada praktek secara langsung dengan maksud dan tujuan untuk lebih menguasai materi, sehingga mahasiswa dan masiswi lebih mudah menyerap konsep atau materi yang dipelajari.

Penulis menyadari akan keterbatasan, kekurangan dan kelemahan dalam penyusunan laporan praktikum mingguan ini. Oleh karena itu kritik dan saran sangat saya harapkan untuk kesempurnaan pembuatan laporan mingguan yang berikut nya. 

 

 

 

                                                                       Jambi,  November 2011

 

 

 

                                                                                                  Penulis

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

i

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR……………………………………………………………………         i

DAFTAR ISI………………………………………………………………………………….        ii

PENDAHULUAN………………………………………………………………………….        1

            Latar belakang……………………………………………………………………….        1

            Tujuan dan Manfaat……………………………………………………………….        1

TINJAUAN PUSTAKA…………………………………………………………………        2

MATERI DAN METODA……………………………………………………………..        3

            Waktu dan Tempat…………………………………………………………………        3

            Materi…………………………………………………………………………………..        3

            Metoda…………………………………………………………………………………        3

HASIL DAN PEMBAHASAN………………………………………………………..        5

PENUTUP……………………………………………………………………………………..        7

            Kesimpulan…………………………………………………………………………..        7

            Saran……………………………………………………………………………………        7

DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………………………….        8

 

 

 

 

 

 

                                        

 

 

 

 

 

 

ii

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Dalam praktikum faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi juga pelajaran tentang kenetika kimia yang harus melakukan percobaan agar dapat mengetahui pengaruh konsentrasi, besar partikel, temperatur dan katalis yang dapat mempengaruhi laju reaksi.

Beberapa teori mengatakan bahwa kecepatan reaksi tergantung pada ion yang mengandung asam dan dengan adanya natriuum tiosulfat maka akan membebaskan iodium telah diasamkan dengan asam sulfat. Dan laju reaksi dipengaruhi oleh pengaruh konsentrasi, pengaruh besar partikel atas laju reaksi, pengaruh temperature atas laju reaksi, pada temperature-temperatur atas laju reaksi ini tergantung pada zat-zat pereaksi.

Setelah kita mendapatkan landasan teori tersebut kita harus melakukan praktikum dan percobaan sehingga kita mendapatkan kebenaran dari semua teori tersebut dan kita dapat memperdalam dan memahami materi faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi.

Tujuan dan Manfaat

Praktikum faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi pada laju reaksi, pengaruh besar partikel atas laju reaksi, dan pengaruh temperatur atas laju reaksi.

Praktikum faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi ini kita mendapatken kebenaran atas smua landasan teori yang ada dan kita dapat mengetahui hasil percobaan atas pengaruh konsentrasi, pengaruh besar partikel dan pengaruh temperatur atas laju reaksi.

 

 

1

TINJAUAN PUSTAKA

Aswad (2001) mengatakan, bahwa Faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi adalah benda-benda yang mempengaruhi konsentrasi, besar partikel dan temperature atas laju reaksi.

Bird (1993) mengatakan, bahwa kecepatan reaksi tergantung pada ion yang mengandung asam dan dengan adanya natriuum tiosulfat maka akan membebaskan iodium telah diasamkan dengan asam sulfat.

Konnaso (1991) mengatakan, bahwa factor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi adalah pengaruh konsentrasi, pengaruh besar partikel atas laju reaksi, pengaruh temperature atas laju reaksi, pada temperature-temperatur atas laju reaksi ini tergantung pada zat-zat pereaksi.

Syukri (2001) Reaksi kimia adalah proses berubahnya pereaksi menjadi hasil reaksi. Proses itu ada yang lambat dan ada yang cepat. Pembahasan tentang kecepatan (laju) reaksi disebut kinetika kimia. Dalam kinetika kimia ini dikemukakan cara menentukan laju reaksi dan factor apa yang mempengaruhinya

Sahma (1997) mengatakan , bahwa laju pertumbuhan butir seng merupakan factor lain yang mempengaruhi ukuran balon yang akan mengalami pengembangan yang sangat cepat karena dipengaruhi oleh larutan asam klorida dan butiran seng.

Whiskia (1994) mengatakan, bahwa salah satu metode penentuan orde reaksi menurut waktu atau reaksi awal dari sederet percobaan. Metode membutuhkan pemetaan yang tepat dari fungsi konsentrasi pereaksi antara waktu yang dipergunakan untuk mendapatkan hasil yang tepat.

 

2

MATERI DAN METODA

Waktu Dan Tempat

Pratikum mingguan kimia dasar tentang factor – faktor yang mempengaruhi laju reaksi ini dilaksanakan pada hari selasa tanggal 14 November 2011 pukul 08.00 WIB sampai selesai. Bertempat di gedung MIPA di ruang Laboratorium Kimia Universitas Jambi.

Materi

Alat dan zat yang digunakan dalam praktikum pertama pengaruh konsentrasi labu 200 ml 4 buah, tabung ukur 100 ml, larutan natrium tiosulfat 1M, larutan asam klorida 5M.

Praktikum kedua pengaruh besar partikel atas laju reaksi alat dan bahannya adalah batang gelas, gelas kimia 100 ml, mortir, kalium iodida, merkuri klorida.

Praktikum ketiga pengaruh temperatur atas laju reaksi alat dan bahannya adalah pipet tetes 3 buah, gelas kimia 150 ml, tabung ukur 25 ml, tabung reaksi kecil, penjepit tabung reaksi, rak tabung reaksi, stopwatch, larutan asam oksalat 0,05M, larutan kalium permanganat 0,01M, larutan asam sulfat 0,5M.

 

Metoda

Metode praktikum pertama pengaruh konsentrasi atas laju reaksi adalah tuangkan zat natrium tiosulfat 1M  kedalam masing-masing labu, yang ditandai A, B, C, dan D. Kedalam B, C, dan D tambahkan berturut-turut 50 ml, 75 ml dan 125 ml air dan guncangkan labu-labu itu, agar terjadi percampuran yang homogen, kepada labu A bubuhkan 25 ml asam klorida 5M dan kocok labu itu jalankan stopwatch tepat pada saat larutan asam klorida dituangkan dan hentikan stopwatch

 

 

 

3

itu tepat pada saat kekeruhan timbul, larutkan hal yang sama dengan labu B, C dan D, bandingkan kecepatan pembebasan belerang itu dan terangkan hasil-hasil yang tercapai itu, catat semua hasil percobaan pada lembaran pengamatan.

Metode praktikum kedua tentang pengaruh besar partikel atas laju reaksi adalah taruh kira-kira 2 gr masing-masing dari kalium dan merkuri klorida dalam gelas kimia dan amati perubahan yang terjadi. Aduk campuran itu dengan batang gelas, mula-mula secara perlahan-lahan, kemudian dengan kuat sekali, dan akhirnya tambahkan air 1 ml, catat semua pengamatan pada lembar pengamatan, sekarang haluskan dahulu kedua zat itu secara terpisah dan campurkan dalam gelas kimia, aduk dengan batang gelas dan amati yang terjadi, catat semua pengamatan pada lembaran pengamatan.

Praktikum ketiga pengaruh temperatur atas laju reaksi metodanya adalah encerkan 50 tetes larutan asam oksalat dengan air hingga menjadi 25 ml (larutan A) , lakukan hal yang sama dengan larutan kalium permanganat (larutan B), dalam suatu tabung reaksi kecil bubuhkan kepada 2 tetes larutan A, 2 tetes larutan asam sulfat 0,5M dan satu tetes larutan B, jalankan stopwatch ketika tetes terakhir ini ditambahkan, ukur waktu yang diperlukan agar warna larutan hilang, panaskan tabung reaksi yang mengandung 2 tetes larutan A dan 2 tetes larutan asam sulfat 0,5M dalam air mendidih selama 10 detik, kemudian tambah 1 tetes larutan B, dan catat waktu yang diperlukan agar warna kalium permanganat itu hilang, terangkan hasil-hasil yang di dapatitu, dalam lembar pengamatan. 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

4

HASIL DAN PEMBAHASAN

 

 

Labu

Larutan

Waktu (sekon)

A

NaSO3 + HCL

24 sekon

B

NaSO3 + 25 ml H2O + 10 ml HCL

26 sekon

C

NaSO3 + 50 ml H2O + 10 ml HCL

32 sekon

 

Dari percobaan pertama pengaruh konsentrasi pada laju reaksi, reaksi antara natrium tiosulfat dan asam klorida, ini dihasilkan dari percampuran NaSO3 + HCL dengan waktu 24 sekon menghasilkan warna orange. Menurut Konnaso, bahwa factor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi adalah pengaruh konsentrasi, pengaruh besar partikel atas laju reaksi, pengaruh temperature atas laju reaksi, pada temperature-temperatur atas laju reaksi ini tergantung pada zat-zat pereaksi.

Dari percobaan kedua pengaruh besar partikel atas laju reaksi, reaksi antara calium iodida dan mercuri klorida, ini setelah kalium iodida dan mercuri klorida dicampurkan menghasilkan warna orange tua, dan stelah di campurkan dengan air maka warna orange tua berubah menjadi warna orange muda. Menurut Aswad, bahwa Faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi adalah benda-benda yang mempengaruhi konsentrasi, besar partikel dan temperature atas laju reaksi.

 

 

 

 

 

5

Tabung

Larutan

Temperatur

Waktu

1

Kalium permanganat + H2O

1 : 59 : 29 menit

2

Kalium permanganat + H2O

1000C

2 sekon

 

Dari percobaan ketiga pengaruh temperatur oleh reaksi, reaksi antara kalium permanganat dan asam oksalat ini akan menghasilkan dari percampuran kalium permanganat dengan air dalam waktu 1 : 59 : 29 menit maka yang terjadi warna yang tadinya coklat menjadi bening, dan setelah di panaskan dalam waktu 2 sekon menghasilkan warna kuning bening.

Menurut Konnaso, bahwa factor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi adalah pengaruh konsentrasi, pengaruh besar partikel atas laju reaksi, pengaruh temperature atas laju reaksi, pada temperature-temperatur atas laju reaksi ini tergantung pada zat-zat pereaksi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

6

PENUTUP

Kesimpulan

Setelah melakukan percobaan tentang laju reaksi bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi adalah pengaruh konsentrasi, pengaruh besar partikel atas laju reaksi, pengaruh temperatur atas laju reaksi, pada temperature-temperatur atas laju reaksi ini tergantung pada zat-zat pereaksi.

Saran

Praktikum kimia dasar ini masih sangat diperlukan bimbingan khusus, terutama pada penggunaan alat-alat laboratorium. Serta dalam pembahasan materi juga diperlukan bimbingan yang baik. Sehingga permasalahan dan tujuan dalam praktikum dapat terselesaikan dan tercapai secara maksimal. Selain itu hendaknya agar kekompakan dapat lebih ditingkatkan kepada pratikan dan Asisten Dosen sehingga dapat tercipta kerja sama yang lebih baik dan berguna dalam kegiatan pratikum selanjutnya.

 

 

 

 

 

 

 

7

DAFTAR PUSTAKA

aswad:partikel temperatur (misbachudin.com/kimia-partikel-temperatur-laju-reaksikimia dasar)diakses tanggal 13 november 2011 pukul 16,07 WIB.

Atkins, P. W. 2001. Kimia Fisika. Jilid 2 Edisi keempat Erlangga. Jakarta.

 

Goldberg. Davide, 2003. Kimia untuk pemula, Jakarta. Erlangga.

Konnaso.laju reaksi😦 http://id.shvoong.com/exact-sciences/chemistry/2170077-laju-reaksi-/#ixzz1cNHfA7cE) diakses tanggal 12 november 2011 pukul 16.20 WIB.

Sahma:asam klorida (mgmpkimiasumbar.wordpress.com/larutan-asan-klorida-ringkasan-kimia-sma/) diakses tanggal 13 november 2011 pukul 18.37 WIB.

Syukri, 2009. Kimia Dasar 2. ITB press Bandung.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

8

Posted on Februari 14, 2012, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: