Klasifikasi Tumbuhan » Pennisetum purpureum

Klasifikasi Tumbuhan » Pennisetum purpureum

 

 

Divisi

:

Magnoliophyta

Kelas

:

Liliopsida

Bangsa

:

Cyperales

Suku

:

Poaceae

Marga

:

Pennisetum

Jenis

:

Pennisetum purpureum

Sinonim

:

Tidak diketahui

Nama Umum

:

Tidak diketahui

Nama Daerah

:

Tidak diketahui

Nama Asing

:

Tidak diketahui

Kandungan Senyawa

:

Tidak diketahui

Kegunaan

:

Tidak diketahui

Referensi

:

Tidak diketahui

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

MORFOLOGI RUMPUT DAN LEGUMMorfologi Rumput

umput merupakan tumbuhan monokotil, mempunyai sifat tumbuh, yaitumembentuk rumpun, tanaman d engan batang merayap pada permukaan, tanamanhorisontal d engan merayap tetapi tetap tumbuh ke atasdan rumpun membeli

 

Rumput gajah

(Pennisetum purpureum)

 

 Pennisetum purpureum

 

disebut jugaR umput Gajah (Indonesia).R umput ini berasal d ari A frika d aerah tropik,  perennial   d andapat tumbuh setinggi 3-4,5 m.Berkembang d engan rhizoma yang panjangnya d apat mencapai 1 m. Panjangdaun16±90 cm d an lebar  d aun 8±35 mm. Kultur teknis rumput ini adalah bahan tanam berupa pols d an stek, interval pemotongan 40-60 hari, responsif terhadap pupuk nitrogen, campuran d engan legum seperti Centro d an  Kudzu , produksinya 100-200 ton/ha/th (segar), 15 ton/ha/th bahan kering (BK), renovasi 4-8 tahun(R eksohadiprojo, 1994)

 

 

.Rumput raja(Pennisetum purpupoides)

 

Rumput raja berasal d ari Nigeria d an terebar luas d i seluruhAfrika Tropik.R umput raja biasanya d ikembangkan d engan stek batang atau polsdan mamputumbuh baik pa

da tanah ringan sampai berat.R umput raja d apat tumbuh padaketinggian 0-3000 m d iatas permukaan air lautdengan curah hujan tahunansebesar 1000 m atau lebih (R eksoha d iprojo, 1994). Pro d uksi rumput rajadapatmencapai lebih d ari 290 ton/ha/tahun d alam bahan segar dan tahan kering.

 

 

Rumput benggala(  Panicum maximum)Panicum maximum d

isebut juga rumput benggala berasal d ariAfrikatropik  d an sub tropik. Ciri-cirinya bersifat perennial, batang tegak, kuat,danmembentuk rumpun. A karnya membentuk serabut d

alam, buku d an li d ahdaun

berbulu. Warna bunga hijau atau keunguan (Tumbuh pa d a daerah dataran rendahsampai pegunungan0±1200 m d i atas permukaan laut. Pro duksi Panicummaximum yang d ihasilkan mencapai 100±150 ton/ha/thdalam bahan segar. Panen pertamadilakukan setelah 2±3 bulan setelah penanaman (Sutopo, 1985).

 

 

 

 

 

 

Rumput merupakan tumbuhan monokotil, mempunyai sifat tumbuh, yaitu membentuk rumpun, tanaman dengan batang merayap pada permukaan, tanaman horisontal dengan merayap tetapi tetap tumbuh ke atas dan rumpun membelit (Sarwono,1987). Menurut Sistematika taxonominya Rumput termasuk sebagai berikut:

Sistematika Taxonomi

Golongan

Phylum

Spermatophyta

Sub phylum

Angiospermae

Class

Monocotyl

Ordo

Glumiflora

Family

Graminae

Sub Family

Panicoldea

Genus

Pennisetum, Panicum, Setaria

Spesies

Purpureum, Maximum

Sedangkan rumput dalam pengelompokkannya dibagi menjadi dua yaitu rumput potong dan rumput gembala. Yang termasuk dalam kelompok rumput potongan adalah rumput yang memenuhi persyaratan: memiliki produktivitas yang tinggi, tumbuh tinggi secara vertikal dan banyak anakan seerta responsif terhadap pemupukan.Termasuk kelompok ini antara lain: Pennisetum perpureum, Pannicum maximum, Euchlaena mexicana, Setaria sphacelata, Pannicum coloratum, Sudan grass (AAK, 1983).

Rumput gembala merupakan jenis rumput yang memiliki ciri-ciri antara lain: tumbuh pendek atau menjalar dengan stolon, tahan terhadap renggutan atau injakan, memiliki perakaran yang kuat dan tahan kekeringan. Termasuk kelompok ini antara lain : Brachiaria brizhantha, Brachiaria ruziziensis, Brachiaria mutica, Paspalum dilatatum, Digitaria decumbens, Choris gayana, African star grass (Cynodon plectostachyrus). AAK (1983). Berikut beberapa karakteristik jenis rumput :

Rumput gajah (Pennisetum purpureum)

Pennisetum purpureum disebut juga Rumput Gajah (Indonesia). Rumput ini berasal dari Afrika daerah tropik, perennial dan dapat tumbuh setinggi 3-4,5 m. Berkembang dengan rhizoma yang panjangnya dapat mencapai 1 m. Panjang daun 16–90 cm dan lebar daun 8–35 mm. Kultur teknis rumput ini adalah bahan tanam berupa pols dan stek, interval pemotongan 40-60 hari, responsif terhadap pupuk nitrogen, campuran dengan legum seperti Centro dan Kudzu, produksinya 100-200 ton/ha/th (segar), 15 ton/ha/th bahan kering (BK), renovasi 4-8 tahun (Reksohadiprojo, 1994).

Rumput raja (Pennisetum purpupoides)

Rumput raja berasal dari Nigeria dan terebar luas di seluruh Afrika Tropik. Rumput raja biasanya dikembangkan dengan stek batang atau pols dan mampu tumbuh baik pada tanah ringan sampai berat. Rumput raja dapat tumbuh pada ketinggian 0-3000 m diatas permukaan air laut dengan curah hujan tahunan sebesar 1000 m atau lebih (Reksohadiprojo, 1994). Produksi rumput raja dapat mencapai lebih dari 290 ton/ha/tahun dalam bahan segar dan tahan kering.

Rumput benggala (Panicum maximum)

Panicum maximum disebut juga rumput benggala berasal dari Afrika tropik dan sub tropik. Ciri-cirinya bersifat perennial, batang tegak, kuat, dan membentuk rumpun. Akarnya membentuk serabut dalam, buku dan lidah daun berbulu. Warna bunga hijau atau keunguan (Tumbuh pada daerah dataran rendah sampai pegunungan 0–1200 m di atas permukaan laut. Produksi Panicum maximum yang dihasilkan mencapai 100–150 ton/ha/th dalam bahan segar. Panen pertama dilakukan setelah 2–3 bulan setelah penanaman (Sutopo, 1985)..

Rumput meksiko (Euchlaena mexicana)

Rumput ini bersifat annual, morfologinya seperti tanaman jagung. Tanaman ini berasal dari Mexico dan Amerika Tengah, hidup di daerah tropik yang basah dan subtropik yang tanahnya berair. Ukuran daun pada rumput meksiko lebih lebar dari jenis rumput lain, dengan panjang daun kurang lebih 1,5 meter dan lebar daun kurang lebih 10 cm. tulang daun menjari, batang tidak berbulu dengan diameter kurang lebih 3,5 cm dan batang muda berbentuk pipih serta batang tua berbentuk elips (Sarwono, 1987).

*Review by Edi Prayitno, S.Pt

DAFTAR PUSTAKA

Reksohadiprodjo, S. 1985. Produksi Hijauan Rumput dan Legum Pakan Tropik. Cetakan I. Badan Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Gajah Mada, Yogyakarta.

Sarwono, B. 1987. Macam-Macam Rumput Potong. Trubus, Jakarta.

Sutopo, L. 1985. Teknologi Benih. CV. Rajawali, JakartaLubis, D. A. 1992. Ilmu Makanan Ternak. PT Pembangunan, Jakarta.

0 komentar

Reaksi: 

 

Link ke posting ini

0 Responses

Rumput merupakan tumbuhan monokotil, mempunyai sifat tumbuh, yaitu membentuk rumpun, tanaman dengan batang merayap pada permukaan, tanaman horisontal dengan merayap tetapi tetap tumbuh ke atas dan rumpun membelit (Sarwono,1987). Menurut Sistematika taxonominya Rumput termasuk sebagai berikut:

Sistematika Taxonomi

Golongan

Phylum

Spermatophyta

Sub phylum

Angiospermae

Class

Monocotyl

Ordo

Glumiflora

Family

Graminae

Sub Family

Panicoldea

Genus

Pennisetum, Panicum, Setaria

Spesies

Purpureum, Maximum

Sedangkan rumput dalam pengelompokkannya dibagi menjadi dua yaitu rumput potong dan rumput gembala. Yang termasuk dalam kelompok rumput potongan adalah rumput yang memenuhi persyaratan: memiliki produktivitas yang tinggi, tumbuh tinggi secara vertikal dan banyak anakan seerta responsif terhadap pemupukan.Termasuk kelompok ini antara lain: Pennisetum perpureum, Pannicum maximum, Euchlaena mexicana, Setaria sphacelata, Pannicum coloratum, Sudan grass (AAK, 1983).

Rumput gembala merupakan jenis rumput yang memiliki ciri-ciri antara lain: tumbuh pendek atau menjalar dengan stolon, tahan terhadap renggutan atau injakan, memiliki perakaran yang kuat dan tahan kekeringan. Termasuk kelompok ini antara lain : Brachiaria brizhantha, Brachiaria ruziziensis, Brachiaria mutica, Paspalum dilatatum, Digitaria decumbens, Choris gayana, African star grass (Cynodon plectostachyrus). AAK (1983). Berikut beberapa karakteristik jenis rumput :

Rumput gajah (Pennisetum purpureum)

Pennisetum purpureum disebut juga Rumput Gajah (Indonesia). Rumput ini berasal dari Afrika daerah tropik, perennial dan dapat tumbuh setinggi 3-4,5 m. Berkembang dengan rhizoma yang panjangnya dapat mencapai 1 m. Panjang daun 16–90 cm dan lebar daun 8–35 mm. Kultur teknis rumput ini adalah bahan tanam berupa pols dan stek, interval pemotongan 40-60 hari, responsif terhadap pupuk nitrogen, campuran dengan legum seperti Centro dan Kudzu, produksinya 100-200 ton/ha/th (segar), 15 ton/ha/th bahan kering (BK), renovasi 4-8 tahun (Reksohadiprojo, 1994).

Rumput raja (Pennisetum purpupoides)

Rumput raja berasal dari Nigeria dan terebar luas di seluruh Afrika Tropik. Rumput raja biasanya dikembangkan dengan stek batang atau pols dan mampu tumbuh baik pada tanah ringan sampai berat. Rumput raja dapat tumbuh pada ketinggian 0-3000 m diatas permukaan air laut dengan curah hujan tahunan sebesar 1000 m atau lebih (Reksohadiprojo, 1994). Produksi rumput raja dapat mencapai lebih dari 290 ton/ha/tahun dalam bahan segar dan tahan kering.

Rumput benggala (Panicum maximum)

Panicum maximum disebut juga rumput benggala berasal dari Afrika tropik dan sub tropik. Ciri-cirinya bersifat perennial, batang tegak, kuat, dan membentuk rumpun. Akarnya membentuk serabut dalam, buku dan lidah daun berbulu. Warna bunga hijau atau keunguan (Tumbuh pada daerah dataran rendah sampai pegunungan 0–1200 m di atas permukaan laut. Produksi Panicum maximum yang dihasilkan mencapai 100–150 ton/ha/th dalam bahan segar. Panen pertama dilakukan setelah 2–3 bulan setelah penanaman (Sutopo, 1985)..

Rumput meksiko (Euchlaena mexicana)

Rumput ini bersifat annual, morfologinya seperti tanaman jagung. Tanaman ini berasal dari Mexico dan Amerika Tengah, hidup di daerah tropik yang basah dan subtropik yang tanahnya berair. Ukuran daun pada rumput meksiko lebih lebar dari jenis rumput lain, dengan panjang daun kurang lebih 1,5 meter dan lebar daun kurang lebih 10 cm. tulang daun menjari, batang tidak berbulu dengan diameter kurang lebih 3,5 cm dan batang muda berbentuk pipih serta batang tua berbentuk elips (Sarwono, 1987).

*Review by Edi Prayitno, S.Pt

DAFTAR PUSTAKA

Reksohadiprodjo, S. 1985. Produksi Hijauan Rumput dan Legum Pakan Tropik. Cetakan I. Badan Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Gajah Mada, Yogyakarta.

Sarwono, B. 1987. Macam-Macam Rumput Potong. Trubus, Jakarta.

Sutopo, L. 1985. Teknologi Benih. CV. Rajawali, JakartaLubis, D. A. 1992. Ilmu Makanan Ternak. PT Pembangunan, Jakarta.

 

 

About nandaunja

saya kuliah di Unja Fakultas Peternakan angkatan 2011.

Posted on Februari 14, 2012, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: